Rabu, 20 Agustus 2014

Balada Kelaparan dan Order Makanan Online

Akhir-akhir ini, aku sering sekali ditanya "Ada kartu member Alf*mart-nya, Mas?" tiap kali belanja makanan ringan di minimarket di dekat rumah. Saking seringnya, sudah nyaris bikin telinga overdosis. Tapi nggak apa-apa sih, yang penting kasir minimarket itu nggak melontarkan pertanyaan semacam "Mana pacarnya, Mas?" karena itu termasuk tindakan rasis.

Ke minimarket, jajan snack, roti, dan kacang-kacangan. Faktor utamanya, ya, kelaparan karena di rumah sering nggak ada nasi sama lauk. Mau beli nasi dekat rumah, paling mentok ketemunya sama Nasi Padang. Padahal ini tinggalnya di Palembang lho, ya... 

Mau order delivery, nggak ada pilihan lain selain nasi ayam cepat saji. Belum lagi boros pulsa karena mesti order via telepon. Kayaknya hal macam ini bukan cuma keluhan aku aja nih, tapi juga keluhan mereka yang termasuk dalam tim lapar-tapi-malas-masak, tim lapar-tapi-malas-keluar, dan tim lapar-tapi-nggak-punya-kendaraan.

Sebenarnya sih ada solusinya, karena sudah ada terobosan kayak FoodPanda. Cuma sayangnya, belum ada cabangnya di Palembang. Eh, omong-omong, ada yang belum tahu FoodPanda itu apa?

FYI, FoodPanda itu salah satu start up layanan pemesanan makanan yang sudah beroperasi di 5 negara di Asia Tenggara. Pusatnya di Singapura, lainnya ada di Malaysia, Thailand, Filipina, dan Indonesia. 

Lebih jelasnya, FoodPanda Indonesia adalah layanan pesan-antar makanan (food delivery service) yang berbasis online. Yang bikin beda dengan layanan pesan-antar lainnya, FoodPanda nggak melayani pemesanan via telepon, tapi cuma lewat internet di situs resmi FoodPanda. Untuk di Indonesia, bisa diakses di situs http://foodpanda.co.id atau bisa juga download aplikasinya di Google PlayStore untuk pengguna Android. Simple and easy user.

FoodPanda mobile apps


Karena FoodPanda Indonesia ini bekerjasama dengan banyak sekali restoran, jadi di sini kita bisa pilih banyak variasi makanan lewat kategori misalnya pilihan restoran, jenis makanan, dan yang pasti area pengiriman makanan. Jangan khawatir soal pembayaran, karena kita bisa bayar tunai saat pesanan makanan sudah tiba di alamat (cash on delivery).

Nah, cuma masalahnya... cabang FoodPanda ini baru ada di Bali, Bandung, Jakarta (Jabodetabek), Makassar, dan Medan. Belum merata di kota-kota lain di Indonesia. Semoga di Palembang segera menyusul deh, biar wong kito bisa order pempek tanpa harus melawan kemacetan di Jembatan Ampera. Hahaha. 

Udah ah, bahas makanan jadi bikin lapar. Aku mau masak mi goreng dulu. Bye!

4 komentar:

  1. Aplikasi ini emang bener-bener terobosan buat yang miskin pulsa. Hidup food panda!

    BalasHapus
  2. Kunjungin blog aku juga dong kakak, hehe..

    Ini link blognya kaka: http://fadillahabdi.blogspot.com/

    Thanks ya~~~

    BalasHapus

Silakan berkomentar. Lihat apa yang akan terjadi!