Kamis, 15 September 2016

Film-Film yang Diadaptasi dari Novelnya Dennis Lehane

Mungkin belum banyak yang mengenal Dennis Lehane, terutama di ranah perbukuan tanah air. Apalagi setahuku baru satu bukunyaMystic Riveryang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. CMIIW.

Dennis Lehane atau Dennis J. Lehane adalah penulis novel asal Amerika, kelahiran 4 Agustus 1966. Selain bekerja sebagai penulis, beliau juga pernah mengajarkan materi tentang menulis fiksi di Harvard University. Sekarang ia dan keluarganya berdomisili di San Monica, California.

gambar dipinjam dari sini
 
Aku baru mengenal nama Dennis Lehane sejak menonton Shutter Island, film yang bikin merinding sekaligus bikin 'pusing' karena ceritanya yang memiliki plot twist keren. Karena itulah aku jadi penasaran dengan karyanya yang lain, terutama yang sudah diadaptasi jadi film. Sampai akhirnya kesampaian menonton semua filmnya (based on novel), dan semuanya nggak ada yang mengecewakan.

Mystic River (2003)

Film ini diangkat dari novel berjudul sama, yang terbit tahun 2001. Dari judul, awalnya aku mengira film ini bergenre horor, tapi ternyata bukan. Tentang korelasi antara cerita film dan sungai bernama Mystic bahkan baru disebut menjalang akhir. 

Film ini diawali dengan latar waktu di tahun 1975 saat tiga orang anak laki-laki sedang bermain hoki di jalanan kota Boston. Mereka adalah Jimmy Markum (Sean Penn), Sean Devine (Kevin Bacon), dan Dave Boyle (Tim Robbins). Hingga kemudian salah satu dari mereka melihat semen yang masih basah di pinggir jalan, lalu timbul ide untuk menuliskan nama mereka masing-masing di sana. Sialnya, aksi tersebut kedapatan oleh sepasang polisi yang sedang berpatroli, yang kemudian menghampiri mereka bertiga. Setelah diinterogasi, salah satu anak dipaksa untuk naik ke atas mobil karena dianggap telah melakukan tindakan melanggar hukum. Namun, ternyata dua orang tersebut bukanlah polisi, melainkan pedofilia yang menyamar jadi polisi gadungan untuk mencari mangsa. Walaupun setelah empat hari disekap, anak malang tersebut berhasil meloloskan diri.

Dua puluh lima tahun kemudian, ketiga sahabat kecil itu tumbuh dewasa dengan jalan mereka masing-masing. Hingga kemudian di suatu hari, putri dari Jimmy ditemukan tewas terkubur di sebuah taman, diduga telah dibunuh oleh seseorang. Jimmy yang marah dan tidak sabar dengan hanya mengandalkan polisi untuk melakukan penyelidikan, akhirnya mencari tahu sendiri siapa pembunuh putrinya. Di tempat lain, Dave yang sudah menjadi detektif kepolisian, mendapatkan tugas untuk menyelidiki kematian seorang wanita yang mayatnya terkubur di sebuah taman. Kasus tersebut kemudian mempertemukan ketiga sahabat yang sudah lama terpisah itu untuk kembali menghadapi trauma masa lalu mereka.


Gone Baby Gone (2007)

Diangkat dari novel detektif seri keempat Kenzie & Gennaro berjudul Gone, Baby, Gone (aslinya ditulis dengan tanda koma) yang terbit tahun 1999.

Film ini berkisah tentang sepasang detektif swasta, Patrick  Kenzie (Casey Affleck) dan Angie Gennaro (Michelle Monaghan), yang menyelidiki hilangnya seorang anak perempuan bernama Amanda. Awalnya mereka melihat sebuah acara TV di mana ibu Amanda yang bernama Helene McCready (Amy Ryan) memberitakan tentang kehilangan anaknya. 

Beberapa saat kemudian, Patrick dan Angie dengan kebetulan dihubungi oleh bibi dari Amanda untuk meminta pertolongan mereka menemukan keponakannya itu.  Helen bersama saudaranya, Lionel McCready (Titus Welliver) sebenarnya telah menghubungi kepolisian setempat. Namun, karena kasus penculikan yang sudah berlalu tiga hari, mereka meminta Patrick dan Angie untuk membantu menangani kasus ini. Konflik semakin intens ketika penyelidikan yang dilakukan Patrick justru membuatnya tidak disukai oleh Kapten Jack Doyle (Morgan Freeman) dan Detektif Remy Bressaant (Ed Harris).


Shutter Island (2010)

Diangkat dari novel berjudul sama yang terbit tahun 2004.

Film ini berlatar tahun 1954. Diceritakan dua marsekal A.S., Edward “Teddy” Daniels (Leonardo DiCaprio) dan partner barunya, Chuck Aule (Mark Ruffalo), bepergian ke Rumah Sakit Aschecliffe di Shutter Island yang terletak di kawasan Boston Harbor, sebagai bagian dari penyelidikan terhadap menghilangnya pasien bernama Rachel Solando (Emily Mortimer). Solando ditahan karena kasus menenggelamkan ketiga anaknya. Shutter Island atau Pulau Shutter sendiri merupakan pulau khusus narapidana yang menderita gangguan mental.

Sesaat setelah mereka tiba, badai besar menerjang pulau tersebut dan menyebabkan mereka tidak bisa pulang selama beberapa hari. Saat itulah Daniels merasa para staf di RS tidak bisa diajak bekerja sama. Terbukti ketika kepala psikiater, Dr. John Cawley (Ben Kingsley), menolak memberikan catatan staf rumah sakit; dokter yang memeriksa Solando, Dr. Sheehan, malah pergi liburan setelah pasiennya menghilang; bahkan Daniels dan Aule dilarang memeriksa Bangsal C dan mercusuar pulau yang katanya sudah diperiksa. 


The Drop (2014)

Sebelum dirilis sebagai novel tahun 2014, The Drop awalnya merupakan sebuah cerita pendek berjudul Animal Rescue. Judul "The Drop" pun baru muncul setelah cerita tersebut diadaptasi ke layar lebar.

Film ini mengisahkan tentang kehidupan seorang bartender bernama Bob Saginowski (Tom Hardy) yang bekerja bersama Marv (James Gandolfini) di bar milik seorang gangster lokal. Selain bar, tempat tersebut juga dijadikan "drop" penyimpanan uang pajak mafia oleh para gengster di Brooklyn.

Pada suatu malam, Bob dan Marv dirampok oleh dua orang tak dikenal. Perampokan tersebut membuat gangster pemilik bar menuntut untuk mengganti uang mereka. Hal itu membuat Bob terancam. Apalagi hidupnya menjadi semakin rumit setelah tanpa sengaja menemukan anjing yang terluka di tong sampah milik tetangganya, Nadia Dunn (Noomi Rapace).


Kesamaan dari keempat film di atas adalah semuanya bergenre thriller, mystery, crime, dan drama yang nggak biasa. Dengan dibumbui plot twist yang susah ditebak. Bahkan dari sinopsis singkat di atas, jauh sekali dari bayangan tentang bagaimana konklusi di ending film.

Nah, dari semua judul di atas, film mana yang sudah kamu tonton? Mana yang paling favorit? Kalau aku, sih, semuanya—walaupun sampai sekarang masih agak bingung dengan twist ending di The Drop.

_____________

P.S.
Ada satu lagi film yang diadaptasi dari novel karya Dennis Lehane, judulnya Live by Night. Baru akan dirilis 12 Januari 2017 nanti. Can hardly wait!

9 komentar:

  1. Keren juga ya nih penulis. Sementara saya baru tau film-film yang diadaptasi dari novel John Green.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku lumayan suka The Fault in Our Stars, tapi Paper Towns biasa aja.

      Hapus
    2. Widih mantap bang Rido seru kayaknya filmnya... novelnya juga pasti seru ya

      Hapus
  2. Gue tadinya udah diajakin berkali-kali nonton Shutter Island, tapi gak berani. Gue pikir isinya serem-serem gitu. Muahaha. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Judulnya memang cenderung horor sih. Tapi aslinya lebih ke mistery-thriller. Sana tonton!

      Hapus
  3. Saya udah baca novel Shutter Island (setelah nonton filmnya). Dan, kualitas keduanya sama keren.

    Untung, pemilihan cast-nya tepat, Bang. Ruffalo & DiCaprio emang cocok meranin peran itu.

    Book: 4/5
    Film: 7.8/10

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh, novel Shutter Island ada yang versi terjemahan Indonesia, nggak?

      Hapus
  4. Kalau saya pribadi lebih suka baca novelnya ahhahaha. Kdang kalau liat filmnya aja itu cepat lupa. Sedangkan pas baca bukuny ingat terus bawaannya.

    BalasHapus
  5. Aku baru nonton Mystic River dulu jaman SMA dmn suka banget nonton film, awalnya agak lupa sama ceritanya trus baca ulasan kamu jadi ingat kalo film tersebut dulu pas nonton termasuk film yg butuh konsentrasi tinggi, hahahaha

    BalasHapus

Silakan berkomentar. Lihat apa yang akan terjadi!