Minggu, 03 Desember 2017

Menuju Asian Games 2018: Beat the Movement!

Sehabis menonton trailer Avengers: Infinity War yang resmi dirilis tempo hari, rasanya aku ingin tahun 2018 segera datang! Siapa yang nggak ketar-ketir ketika melihat Tony Stark, Steve Rogers, Bruce Banner, Thor, Peter Parker, T'Challa, dan Scott Lang kembali reuni dalam satu frame? Belum lagi, ada bocoran kalau Stephen Strange dan Peter Quill akan merapat ke barisan fraksi superhero terdahulu yang sempat pecah kongsi saat Civil War

Namun, itu baru alasan kecil kenapa 2018 terlihat begitu menggoda. Sebagai warga Indonesia yang agak hollywood-centris tapi tetap nasionalis, tentu saja aku berharap 2018 cepat datang lebih dari sekadar ingin menonton sekumpulan superhero menyelamatkan bumi. Karena berita pentingnya, tahun depan akan menjadi momen kebanggaan Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games 2018 setelah 56 tahun!


Bersama dayang-dayang Bloger Kumpul Palembang

Bukan cuma harus bangga karena menjadi tuan rumah, tapi lebih dari itu agenda akbar ini adalah multi event terbesar kedua setelah Olimpiade, serta ajang paling bergengsi yang diselenggarakan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA/Olympic Council of Asia). Serupa dengan Olimpiade, Asian Games diadakan setiap empat tahun sekali, dan edisi ke-18 nantinya akan diselenggarakan di tiga provinsi Indonesia, yaitu DKI Jakarta, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat.

Karena aku kebetulan tinggal di Palembang, tempat sebagian besar venue dan fasilitas Asian Games dibangun, jelas nggak bisa menutup mata dengan euforia perhelatan semacam ini. Makanya waktu Kemenkominfo mengadakan acara menyambut Asian Games 2018 bertajuk "Beat the Movement" Road to Asian Games 18-8-18, jadi otomatis aku menjelma sesuatu yang keluar dari dalam ransel Dora.



Mbak-mbak hijabers pengagum Irgi Fahrezi

Acara yang kemudian akan jadi pembuka roadshow ke kota-kota lain ini diselenggarakan hari Minggu (3/12) bertepatan dengan jadwal Car Free Day di Kambang Iwak, Palembang. Banyak kegiatan seru di sana, mulai dari senam sehat warga, parade komunitas lokal, hingga pelepasan balon bersama sebagai simbolis. Selain itu masih ada hiburan menarik seperti penampilan marching band, stand up comedy, school green clean-up competition, dan undian doorprize dengan total hadiah 22 juta. Sebagai perwakilan Generasi Z (Z for rakyat Zelata), iming-iming model begini nih yang bikin semangat memuncak Himalaya.


Pelepasan balon simbolis

Fokus acara ini intinya mengajak anak muda so-called millenials Palembang untuk bergerak bersama mendukung Asian Games 2018 serta mewujudkan Indonesia sebagai Energi Asia. Kenapa sasarannya generasi muda? Karena generasi inilah yang paling dekat dengan teknologi, terutama media sosial, sebagai sarana paling mudah dan cepat untuk menyebarkan informasi positif.

Bicara soal informasi positif, sebetulnya aku paling tertarik dengan kampanye "Berantas Hoaks" yang digaungkan oleh Kemenkominfo, khususnya Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) yang juga membuka booth di lokasi hari itu. Sebagai tenaga humas pemerintah yang mengelola informasi dan komunikasi publik, Ditjen IKP mengajak generasi muda melawan gelombang destruksi dunia informasi digital, yaitu dengan cara mengeliminasi konten-konten negatif dan menyebarkan konten-konten positif. Apalagi dalam waktu dekat Indonesia akan menjadi tuan rumah perhelatan besar taraf internasional, tentunya arus informasi yang faktual sangat diperlukan untuk mengabarkan bagaimana perkembangan dan seberapa jauh persiapan kita menyambut Asian Games 2018. 



Parade komunitas anak muda

Kalau Tony Stark perlu mengumpulkan para superhero untuk melawan kezaliman di muka bumi, begitu pun pemerintah yang merasa perlu mengumpulkan generasi muda sebagai Avengers untuk menyukseskan acara sekaliber Asian Games. (Iya, iya, ini biar nyambung aja sama paragraf pembuka di atas tadi)

Pada akhirnya, kita berharap manfaat yang dapat diperoleh dari pelaksanaan Asian Games nanti bukan hanya sebatas di bidang pembinaan olahraga nasional, tetapi juga dari sisi pembangunan infrastruktur, pariwisata, perekonomian, bahkan penyiaran informasi yang sehat dan bebas hoaks.

So, beat the movement and grab the opportunity to be part of the historic wave!

Sebuah kiriman dibagikan oleh Rido Arbain (@ridoarbain) pada

15 komentar:

  1. Acaranya seru banget kak! 😆👍

    BalasHapus
  2. wahhh.. CFD sekalian kopdar :D Btw, Bimo jadi ikut dateng?

    BalasHapus
  3. Acaranya seru banget kak! 😆👍

    BalasHapus
  4. Di foto pertama, Rido sungguh terlihat paling ganteng.

    BalasHapus
  5. Akhirnya meet up sm Rido jg. Dan Rido sukses menjadi yang terganteng. Wkwkkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dak sio-sio aku ngalah. Lhaaa! hahaha, kalo aku datang Rido tetap terganteng dan aku tetap tergendut. #sikap

      Ntah pas hari itu aku mendadak males keluar rumah. Padahal ndak ado kegiatan hari itu. Cuma leyeh-leyeh dak jelas di rumah. Nyesel jg dak jadi datang, keliatan kalian pada kopdar seru.

      Nextlah aku join :D

      Hapus
    2. Baguslah kakak dak melok, biar aku jadi yang paling macho! Muahaha

      Hapus
  6. Gagal fokus sama para dayangnya hahaha, sweet banget, semoga kalian berjodoh *lho haha...

    Iya ni acaranya pecah banget ya kemaren, aku pun datang ikut meramaikan, kerenlah dukungan untuk Asian Games 2018 nanti

    BalasHapus
    Balasan
    1. Janganlah. Itu ada yang udah emak-emak soalnya. Haha

      Hapus
  7. Beat the movement! Acara yanv seruu sekali..

    BalasHapus
  8. Beat the movement! Acara yanv seruu sekali..

    BalasHapus
  9. btw, kang Rido jadi atlet apa kalo bole tau?

    BalasHapus
  10. Yawlaa demi apa aku baru mengetahui bahwasanya kang Rido tinggal di Palembang. Lah kirain di Jakarta sana. Lah ternyata kita berada di satu pulau yang sama. Lah lah lah

    Wong kito galoo!

    BalasHapus

Silakan berkomentar. Lihat apa yang akan terjadi!