Senin, 10 September 2018

Beberapa Sampul Buku yang Punya 'Kemiripan' #6

"Imitation is the sincerest form of flattery." — Charles Caleb Colton
Dari dulu, aku selalu senang memanjakan mata dengan mengunjungi toko buku. Melihat buku-buku bersampul lucu, dengan desain yang artsy, membuatku ingin memboyong semua buku dari raknya. Nanti bukunya dibaca atau nggak, itu lain soal.

Keragaman tampilan sampul-sampul buku sekarang tentunya nggak lepas dari buah tangan para ilustrator dan desainer profesional di belakangnya. Kalau kamu sering membaca novel-novel karya penulis lokal belakangan ini, tentu sudah nggak asing lagi dengan nama-nama sekaliber sukutangan atau Orkha Creative. Kehadiran mereka adalah warna baru bagi jaket yang membungkus buku-buku.

Namun sayangnya, masih banyak desainer yang berpikir bahwa beberapa hasil desain bisa disebut desain sendiri jika mereka mengubah sebagian dari karya desainer lain. Colton menyebut tiruan sebagai pujian paling tulus, tapi rasanya mencuri identitas karya orang lain sudah beda kasus.

Aku sudah menulis perihal kemiripan sampul buku ini sejak tahun 2013, tapi sampai sekarang tampaknya industri penerbitan masih kurang sensitif dengan urusan beginian. Mau sampai kapan?

Baca juga:


1. Ce que nous voyons, ce qui nous regarde (Dafne, 2011) & A Brief History of Time (GPU, 2017)

Oh, beda.
==========


2. Antologi Rasa (GPU, 2014) & The Boy Who Gave His Heart Away (Mahaka Publishing, 2018)

Memang default gambar jantung udah begini kayaknya.
==========


3. Swimming Lessons (Tin House Books, Februari 2017) & 33 Senja di Halmahera (GPU, Juni 2017)

Sama-sama terinspirasi dari Indomie nih pasti.
==========


4. Kingdom of Ash and Briars (Holiday House, 2016) & Siluet (GPU, 2017)

Wadaw, siluet ceweknya cuma hasil tracing~
==========


5. The Art of Alice: Madness Returns (Dark Horse Books, 2011) & Saving Ludo (DAR! Mizan, 2015)

Yang ini sungguh memancing amarah penggemar Alice!
==========


6. Seven Brief Lessons on Physics (Allen Lane, 2015) & Seven Minutes in Heaven (BIP, 2018)

Mentang judulnya sama-sama "Seven" jadi sampulnya mau samaan. Hhh.
==========


7. Yess, Boss (Roro Raya Sejahtera, 2017) & Bukan Istri Bayaran (Bupindo, 2018)

Foto mbaknya cuma dirotasi. Kasihan.
==========


8. The Lord of the Rings: The Return of the King (WenJing Publishing, 2015) & Bulan (GPU, 2016)

The Lord of the Rings edisi mandarin, nih.
==========


9. The Lord of the Rings: The Two Towers (WenJing Publishing, 2015) & Matahari (GPU,  2016)

Skema warna dan ornamennya, hmm?
==========


10. The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring (WenJing Publishing, 2015) & Bumi (GPU, 2016)

Seriously, Orkha Creative?
==========

4 komentar:

  1. Wqwqwq. Kayaknya pas banget si Rido menempatkan sampul penulis hebat di paling akhir. :))

    BalasHapus
  2. Tere Liye emang sampul-sampul buku beliau yang seri Bumi Bulan dll itu mirip plek sama seri Lord of The Ring. Dulu sempet rame di forum juga, Do. Wkwk.

    BalasHapus

Silakan berkomentar. Lihat apa yang akan terjadi!